Berbagi Ilmu Ternyata Lebih Menyenangkan

Habiburrahman 07 Januari 2018 12:25:55 WIB

Pendidikan - Ada yang berbeda saat kita datang ke Ngargotontro Desa Sumber, terutama dihari Sabtu dan Minggu. Desa Sumber memang menarik untuk diperbincangkan, bahkan tidak akan pernah ada habisnya, mulai dari kebudayaannya, sosial, keindahan alamnya, pendidikannya dan lain sebagainya.

Di Ngargotontro misalnya, saat kami berkunjung ke dusun tersebut disitu sedang ada kegiatan yang tidak biasa kita temukan di dusun lain, yaitu bimbingan belajar untuk anak SD. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari sabtu dan minggu di Pendopo balai dusun setempat, untuk hari sabtu dimulai jam 13.00 dan jam 09.00 untuk hari minggu. Yang lebih menarik bimbingan belajar ini adalah ide kreatif dari muda mudi yang tergabung di komunitas ABINAWA Ngargotontro (acara bina budaya kawula) yang salah satu programnya pendampingan atau bimbingan belajar untuk anak-anak SD secara gratis.

Inisiatif ini muncul saat kami melihat dan prihatin terhadap kondisi anak-anak yang lebih sering bermain HP dibanding belajar dan lupa akan kehidupan anak yang semestinya yang lebih suka bermain game di gadged dibanding bermain permainan tradisional, terang Karsuti (20) mahasiswi Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang sempat kami wawancarai.

Dia juga menjelaskan bahwa usaha ini cukup efektif melihat antusias anak-anak yang sangat tinggi, bahkan anak-anak selalu datang lebih awal dan mau membersihkan tempat belajarnya. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 45 anak dengan tenaga pengajar 5 orang, dalam belajar mengajar ini juga tidak hanya dilakukan didalam ruangan saja, tapi kadang juga diajak dialam bebas agar tidak membosankan. Cara yang diambil dalam mengajar juga cukup kreatif dengan memasukkan permainan-permainan tradisional yang penuh edukasi. Pembelajaran yang seperti ini bertujuan untuk membentuk karakter anak yang lebih baik dan jangan sampai anak menjadi dewasa sebelum waktunya, tegas Karsuti.

Dia juga punya cita-cita kedepan agar bisa mengembangkan sayap, bukan hanya di Ngargotontro, tapi juga di dusun-dusun lain dalam kegiatan bimbingan belajar seperti ini. Bukan hanya bimbingan belajar, tapi juga berharap bisa membuat perpustakaan untuk anak. "Semoga pemerintah setempat bisa membantu kami mewujudkan cita-cita mulia ini" ungkap Karsuti sebagai penutup dalam wawan cara kami dengan penuh harapan.

Sabtu 6 Januari 2018

Layanan Mandiri


Silahkan datang / hubungi perangkat desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukan NIK dan PIN

Komentar Terkini

Info Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutube

Lokasi Sumber

tampilkan dalam peta lebih besar

Statistik Pengunjung